Berikut gambar Heatsink :
Lantas, dimanakah letak processor tersebut?
Pertanyaan yang sangat bagus. Processor berada tepat dibawah Heatsink. Guna dari Heatsink adalah menarik panas dari Processor dengan menggunakan kipas dari Heatsink tersebut. Seperti yang saya katakan tadi bahwa Thermal Paste digunakan untuk mengisi kosongnya ruang antara Heatsink dan Processor. Sehingga tanpa adanya Thermal Paste, Heatsink tidak akan bekerja secara optimal dan Processor dapat mengalami kenaikan suhu yang drastis. Apalagi, jika komputer bekerja dengan pekerjaan yang berat dan dalam waktu yang lama pastinya akan membuat suhu Processor melewati batas maksimal temperatur dari Processor tersebut. Processor yang terlalu panas, akan membuat kinerja komputer menurun bahkan dapat mati mendadak.
Kapan waktu yang tepat untuk mengganti Thermal Paste?
Thermal Paste diganti tergantung dengan berapa frekuensi penggunaan komputer anda. Jika anda sering menggunakannya, maka Thermal Paste harus diganti dalam waktu kisaran 6-12 bulan sekali. Tetapi, tidak semua Thermal Paste hanya dapat bertahan untuk beberapa bulan saja. Ada yang dapat bertahan hingga lebih dari 1 tahun bahkan 3 tahun. Semua itu, tergantung juga dari kualitas Processor komputer anda. Jika suhu Processor anda meningkat tidak sewajarnya, mungkin penyebab salah satunya adalah Thermal Paste sudah mengering. Anda dapat langsung mengganti Thermal Paste tersebut tanpa perlu melihat waktu pemakaian Thermal Paste tersebut agar tidak terjadi kerusakan pada Processor karena suhu yang berlebihan.
Ada banyak sekali merk dari Thermal Paste. Jika anda bingung untuk memilihnya, saya akan memberi saran kepada anda. Merk Thermal Paste yang banyak digunakan sekarang adalah DeepCool, Cooler Master, dan Artic. Harganya berkisar dari Rp 30.000 sampai Rp 100.000.
Terima kasih telah membaca postingan kali ini, semoga anda dapat lebih mengerti tentang Thermal Paste dan bagaimana cara kerja dari Thermal Paste.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar